Sedang .G.A.L.A.U.

Bulan ini adalah bulan paling menggalau yang pernah ada (mungkin). Setiap hari rasanya sangat sibuk. Bolak-balik Bintaro yang penuh dengan UAT. Melelahkan, juga memusingkan. Ini toh namanya UAT. Ini toh namanya project LBU. Rasanya ingin terus mengacak-aduk rambut meski bukan sedang keramas. Bukan itu saja, kegalauanku semakin berlapis-lapis saat aku harus block-leave di bulan Juli depan. Belom beli tiket pesawat. Belom jahit baju seragam untuk foto keluarga. Belom kelar-kelar UAT. Belom lagi kerjaan harian makin berat gara-gara Kak Nunu resign. Belom lagi tuntutan deadline. Grrr.... Rasanya pengen masuk ke dalam bumi yang paling dalam, tapi ga akh, panas... (Perut bumi kan penuh dengan magma).

Tapi yang namanya masalah gak bakalan selesai kalo cuma dihadapi dengan mulut monyong dan wajah suram-muram. Setelah jadwal LBU berakhir, setiap pulang kantor, yang aku lakukan hanyalah nongkrong di depan ASUS putih dan temannya SMART item. Hunting tiket pesawat.

Ditambah lagi rencana Mama dan Indri yang akan datang ke Jakarta tanggal 23 Juni, katanya mereka mau liburan ke Jogja dulu sampe tanggal 26 Juni. Setelah itu Mama ada dinas kantor atau sosialisasi apa gitu di Jakarta. Ya udah pastilah aku yang kena tugas nyari-nyari informasi tiket Taksaka malam atau Argo Lawu jurusan Jakarta-Jogja. Tapi... hingga malam ini aku belum berhasil membeli tiket yang dimaksud. Kata orang, harga tiket kereta api gak akan semakin naik kayak tiket pesawat. Harganya tetap, cuman peluang dapat kursi mejadi lebih kecil, alias kehabisan tiket.

Ingat, ini masih rencana. Karena, kegalauan ini pun semakin menjadi-jadi saat mengingat bahwa pada kenyataannya saat ini jadwal UAT belum juga finish, ditambah lagi gimana caranya aku minta izin dari Madam untuk ambil dua hari cuti pengganti (hak yang tertunda). Sebab rencanaku adalah ingin ikut berlibur bersama Mama dan Indri ke Jogja. Kapan lagi coba? Mumpung mereka ke sini, huhuhu... Jadi satu-satunya jalan keluar, aku mau ambil cuti penggantinya itu di tanggal 25 dan 26 aja. Kan jadwal UAT-nya sampai tanggal 22 Juni. Bunde sih udah OKE, tapi Madam? Oh God, help me...

Hmmmm... Gak taulah bagaimana akhir dari cerita semua kegalauanku.
Apakah bulan ini aku jadi ikut ke Jogja?
Apakah cuma Mama dan Indri yang akan ke sana?
Apakah naik kereta atau naik bus?
Lalu bulan depan, apakah aku bisa pulang ke Medan?
Apakah tiketnya sesuai tanggal dan budget?

Oh Tuhan, kumohon tolonglah ciptaan-Mu ini...
Sudah terlalu mendalam rasa rinduku pada mereka...

Trims God \^_^/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hidup bukan soal mikirin diri sendiri

Angkoters di Jakarte...

Cinta itu apa toh??