Sebagian menyebut fenomena ini dengan sebutan tindih hantu atau irep-irep . Entah apa kata resmi bahasa Indonesianya. Fenomena ini sebenarnya bernama Sleep Paralysis (Lumpuh Tidur) atau The Old Hag Syndrome. Mereka yang mengalami fenomena ini kadang merasa ketakutan karena mengira sedang diserang oleh setan. Tidak bisa disalahkan. Zaman dulu, ada kepercayaan kalau fenomena ini diakibatkan oleh "Old Hag" atau " Penyihir" yang sedang menduduki dada korban. Dari situlah ia mendapatkan nama The Old Hag Syndrome. Ketika ilmu pengetahuan mulai berkembang, nama The Old Hag Syndrome mulai ditinggalkan. Para peneliti lebih suka menyebutnya Sleep Paralysis (SP). Apa yang menyebabkannya? Menurut survey Gallup tahun 1992, hampir semua orang dewasa mengalami Sleep Paralysis, paling tidak dua tahun sekali. Jadi fenomena ini bukan sesuatu yang asing bagi manusia. Usaha untuk menelitinya telah berlangsung sejak tahun 1950an, namun baru benar-...
Hey-yoo, here we are.... At D' Cost - Semanggi Plaza Setelah sekian lama merencanakan hari ini, akhirnya jadi juga kita ketemuan ya woy.... Walopun harus menunggu-nunggu yang telat-telat, hayoooo tunjuk tangan siapa itu?? hehehe... Inilah beberapa teman-teman SMP yang walaupun cuma segelintir (enam orang doank yang akhirnya berhasil dikumpulkan), tapi bisa juga menciptakan momen yang kocak dan seru. Dari awal pertemuan sampai pulang, wajah rasanya seperti disinari lampu 1000 watt, senyum bercahaya dan mata bersinar-sinar. Ketawaaaa terus.... Indahnya kebersamaan, cicip-cicip makanan punya teman, hehe.. Walaupun kita harus pindah tempat dari Solaria Sky Dining ke D' Cost lantai 3, tapi teteuuup ya, semangat tak akan luntur. Makannya sih gak terlalu banyak-banyak, tapi kita di sana lamaaa banget. Ceritanya seratus episode sih, hehehe... Sambil menikmati makanan, ada aja hal-hal yang bisa dijadikan obrolan. Kejadian-kejadian lucu di SMP dululah, cinta monyet jadul, ...
Apakah cinta itu punya definisi ? Sehingga kita bisa mengatakan itu bukan cinta, ini baru namanya cinta, karena cinta itu seperti ini, bukan seperti itu, dan seterusnya.... Cinta. Cinta. Cinta. Abad berganti abad, tapi cinta tetap menarik untuk dijadikan tema. Ada banyak lagu tercipta karena cinta, begitu pula cerita-cerita novel bahkan sinetron. Rata-rata kisahnya masih tetap ‘all about love’. Cinta antara dua insan yang berbeda, cinta orang tua dan anak, bahkan gilanya, ada pula cinta antara dua insan tidak berbeda. Entah ini bisa disebut cinta atau apa. Terserahlah. Ya, ya, era boleh berganti, tapi cerita cinta mungkin akan selalu ada. Mulai dari kisah cinta zaman Cleopatra, Romeo dan Juliet, Tao Ming Se dan Shancai, Rahul dan Anjali, hingga Cinta Fitri. Mulai dari cinta dalam hati, cinta bertepuk sebelah tangan, hingga cinta hidup bahagia selama-lamanya seperti di dongeng-dongeng. Tapi wey,,, sebenarnya apakah cinta itu? Atau bagaimanakah cinta...
Komentar
Posting Komentar