Postingan

Rokok

Aku suka ngeliat orang-orang yang nggak merokok. Senang aja, karena mereka mengasihi diri mereka sendiri dengan cara menjaga paru-parunya. Terlepas dari mereka belum pernah mencicipi rokok sama sekali atau mantan pecandu. Aku salut dengan populasi langka ini, yang nggak ikut memperluas ranah polusi di bumi pertiwi. Aku acungin jempol sama mereka, karena perbuatan mereka ikut menyelamatkan kelangsungan hidup paru-paru orang di sekelilingnya. God bless them.. Dan buat orang-orang yang belum lepas dari jerat "si rokok" aku doakan semoga segera diberi pencerahan atau keajaiban yang sanggup mengubah kebiasaan merokok mereka. May God strengthen them all.. Aku yakin kebiasaan yang lebih baik pasti akan berkontribusi pada kehidupan yang lebih baik juga. Minimal untuk dirinya sendiri.

Reason

Everything happens for a reason But, sometimes it is not always relevant Yeah, sometimes, there is no a reason for a "why" Why do you love me? The questions to be asked often I don't know why I have no reason Just the way you are I don't know why == I am just trying to create a lyric in English. Sorry, this is my first time. ==

Sabar

Sabar, salah satu bagian dari buah Roh. Sabar itu kayak gimana? Aku bahas yang basic- nya aja ya.. belum 100% lulus jadi orang sabar soalnya.. ^^ Menurut aku, yang pertama, sabar identik dengan waktu. Maunya buru-buru, eh.. malah ada 'sesuatu', ujungnya harus menunggu. Saat-saat harus menunggu biasanya diikuti dengan perasaan bosan. Betul atau betul? Sabar... Yang kedua, sabar juga erat kaitannya dengan realita yang nggak sesuai harapan. Pengennya begini, eh, dapatnya malah begitu. Sabar... Contoh sederhana, pada saat mau ngejar waktu dan (ternyata) yang terjadi adalah, jalanan macet atau kereta telat/penuh. Nah lho, siapa yang bisa kendalikan macet di jalan? Siapa yang bisa kendalikan kereta datangnya telat? Udah gitu, penumpangnya membludak. Alhasil, udah telat, kegencet-gencet pula. Yah, kayak gitu, kadang realita nggak sesuai ekspektasi. Itu hal sehari-hari. Gimana hal yang lebih kompleks dan (mungkin lebih) memancing emosi? Masih bisa sabar? Hmm. Sabar. Memang...

Percaya Tuhan

Tuhan yang menyediakan, itu pasti Tapi bukan artinya kita cuma menanti Tanpa ikut melakukan apapun aksi Tuhan yang memelihara, itu janji Tapi bukan berarti kita cuma menagih Tanpa turut usahakan yang berarti Percaya Tuhan bukanlah berdiam diri Seakan beres dengan cukup hahahihi Meskipun kadang hidup dengan tragedi Tetaplah teguh pada iman dan jati diri

Jatuh Cinta dan Mencintai

Kapan terakhir kalinya kamu jatuh cinta dan mencintai? Sebelum sampai pada jawaban, aku ingin tau apa beda jatuh cinta sama mencintai.. Jatuh cinta karena dia tampan/menawan, mapan, anak Tuhan, sopan, terdepan, barangkali siapapun bisa melakukannya... Tetapi, mencintai walaupun dia menyebalkan, mengesalkan, mengecewakan, gak sesuai harapan, itu sih peer banget... Kayaknya, jatuh cinta itu lebih mudah dibandingkan mencintai yaa.. Mencintai bukan hanya soal fisik atau yang kelihatan oleh mata.. Jika kita melihat cinta dari banyak sudut, mencintai bukan lagi cuma antara pasangan, tapi juga bisa dengan keluarga, sahabat, sesama, dsb.. Itulah sebabnya kenapa orang tua disebut mencintai anak, bukan jatuh cinta pada anak.. bagaimana dia bisa tetap mencintai anaknya walaupun secara fisik/non-fisik punya kekurangan, bandel gak ketulungan, sering bikin salah, mengecewakan, dst.. Aku pikir sama saja halnya dalam persahabatan/persaudaraan.. tetap mencintai sahabat/saudara walaupun dia itu ...

Tepat

Yang penting itu bukan soal cepat. Juga tidak perlu ada kata telat. Ini tentang ke-tepat-an. Waktu yang tepat. Orang yang tepat. Kondisi yang tepat. Karna ke-tetap-annya, sekali seumur hidup. Kamu mau diburu-buru, tapi abis itu pisah? Kalau ada apa-apa sama pernikahan kamu, yang nanggung siapa? Jadi kalau ada yang nanya, "kapan nikah?" Yaudah, senyumin aja. Bilang, "tunggu aja tanggal mainnya.." :)

Rintangan

Rintangan itu memang harus dihadapi. Seperti hari ini. Pulang sermon lebih cepat, gak ada rapat, dan aku memutuskan utk balik ke cisauk aja. Kukira semua akan berjalan mulus. Tapi ternyata tidak. Rasanya kesal campur nyesek, padahal udah doa semoga keretanya telat dan nungguin saya datang.. karna aku nebeng sama kak cici, jadi ngerasa gak enak hati juga soalnya jalanan macetnya gak ketulungan, masak menuju ke palmerah 40 menit sendiri..  udah sama dgn perjalanan dari palmerah ke cisauk.. pas nyampe di palmerah, cuma bisa ngeliatin kereta yg berangkat dan menunggu kereta berikutnya 30 menit lagi.. belum selesai di situ, di stasiun sudimara tiba-tiba masinis muncul ke gerbong memeriksa pintu-pintu.. katanya ada yang belum ketutup, jadi gak bisa lanjutin perjalanan.. sesuatu yah.. rintangan memang selalu ada.. doa juga gak selalu terjawab.. ada hal-hal yang gak sesuai harapan kita.. tapi kita dituntut untuk selalu sabar dan bersukacita.. kalo yang beginian aja masih berhasil bikin k...