Ini udah masuk bulan ke delapan aku menetap di Jakarta ini. Bukan waktu yang lama, tapi tidak bisa dibilang sebentar juga. Yah, tergantung dengan siapa aku dibandingkan. Apakah dengan orang Jakarta asli, atau dengan kaum urban sama sepertiku juga? Whatever lah.... Persoalannya sekarang, aku mau share satu fenomena yang aku temukan dan alami di sini. Ngomong-ngomong setiap kali aku pergi ke suatu tempat dengan menggunakan angkutan umum, khususnya busway, ada saja orang yang terkesan denganku. Maksud loh?? Yahhh, seperti hari ini aku training di salah satu hotel daerah Slipi, yang mengingatkanku dengan saat-saat aku interview dulu. Aku beberapa kali bertemu dengan orang-orang baru yang berdomisili di Jakarta sejak lahir. Lalu saat pulang kita pulangnya bersama-sama. Nah, yang lucunya, pas kita pulang itu, seringkali yang terjadi adalah si orang-orang Jakarte ini mengaku terkesan melihatku yang perantau tapi nampaknya lebih paham jalur-jalur angkutan umum atau busway yang akan kami tu...
Sebagian menyebut fenomena ini dengan sebutan tindih hantu atau irep-irep . Entah apa kata resmi bahasa Indonesianya. Fenomena ini sebenarnya bernama Sleep Paralysis (Lumpuh Tidur) atau The Old Hag Syndrome. Mereka yang mengalami fenomena ini kadang merasa ketakutan karena mengira sedang diserang oleh setan. Tidak bisa disalahkan. Zaman dulu, ada kepercayaan kalau fenomena ini diakibatkan oleh "Old Hag" atau " Penyihir" yang sedang menduduki dada korban. Dari situlah ia mendapatkan nama The Old Hag Syndrome. Ketika ilmu pengetahuan mulai berkembang, nama The Old Hag Syndrome mulai ditinggalkan. Para peneliti lebih suka menyebutnya Sleep Paralysis (SP). Apa yang menyebabkannya? Menurut survey Gallup tahun 1992, hampir semua orang dewasa mengalami Sleep Paralysis, paling tidak dua tahun sekali. Jadi fenomena ini bukan sesuatu yang asing bagi manusia. Usaha untuk menelitinya telah berlangsung sejak tahun 1950an, namun baru benar-...
Apakah cinta itu punya definisi ? Sehingga kita bisa mengatakan itu bukan cinta, ini baru namanya cinta, karena cinta itu seperti ini, bukan seperti itu, dan seterusnya.... Cinta. Cinta. Cinta. Abad berganti abad, tapi cinta tetap menarik untuk dijadikan tema. Ada banyak lagu tercipta karena cinta, begitu pula cerita-cerita novel bahkan sinetron. Rata-rata kisahnya masih tetap ‘all about love’. Cinta antara dua insan yang berbeda, cinta orang tua dan anak, bahkan gilanya, ada pula cinta antara dua insan tidak berbeda. Entah ini bisa disebut cinta atau apa. Terserahlah. Ya, ya, era boleh berganti, tapi cerita cinta mungkin akan selalu ada. Mulai dari kisah cinta zaman Cleopatra, Romeo dan Juliet, Tao Ming Se dan Shancai, Rahul dan Anjali, hingga Cinta Fitri. Mulai dari cinta dalam hati, cinta bertepuk sebelah tangan, hingga cinta hidup bahagia selama-lamanya seperti di dongeng-dongeng. Tapi wey,,, sebenarnya apakah cinta itu? Atau bagaimanakah cinta...
Komentar
Posting Komentar